Home / Aceh Lon Sayang / Sejarah Awal Mula Kampung Bordir Aceh

Sejarah Awal Mula Kampung Bordir Aceh

Sejarah Awal Mula Kampung Bordir Aceh – Traveling (Jalan-jalan) merupakan sebuah kebutuhan naluriah manusia setelah lelah beraktifitas atau ketika otak sudah tidak mampu lagi menampung segala beban kehidupan. Banyak orang sukses mendapatkan ide mengenai suatu bisnis atau tempat usahanya adalah dari hasil jalan-jalan. Mengunjungi banyak tempat wisata membuat wawasan kita akan menjadi bertambah luas tentunya. Namun berkunjung ke suatu tempat wisata yang sama secara berulang-ulang juga akan membuat kita akan menjadi bosan dan jenuh.

Wisata Mensjid Raya Banda Aceh
Wisata Mensjid Raya Banda Aceh

Kampung Kerajinan Bordiran Aceh Terbaik

Di daerah Aceh, khususnya Aceh Utara ada terdapat salah satu Gampong yang sangat terkenal dengan usaha bordirnya, bahkan Istri Gubernur Aceh Hj. Niazah A. Hamid selaku Ketua Dekranasda Aceh pernah berkunjung ke desa ini tahun lalu dan memberikan predikat desa kerajinan terbaik se-Aceh. Ya…desa itu adalah Desa Ulee Madon, yang telah menghasilkan berbagai kerajinan bordir khas Aceh. Seperti; tas jinjing, dompet, koper, sajadah dan lain sebagainya. Kerajinan ini semua dibuat dengan motif khas Aceh dan dengan bentuk yang cukup unik serta menarik.

Pengrajin Ulee Madon
Pengrajin Ulee Madon

Di desa ini terdapat sekitar belasan UKM Pengrajin Tas Motif Aceh yang bertumbuh kembang secara alami sejak 15 tahun yang lalu dan saat ini sudah mampu menyerap sekitar 170 orang tenaga kerja. Sekali lagi Hiasan bordirnya memiliki ciri khas atau motif tersendiri yang dapat dilihat pada hasil produksi  tas jinjing, dompet  dan hiasan dinding bordir motif Aceh lainnya, Industri ini dikelola oleh beberapa rumah tangga (home industry).

Untuk bisa terjun langsung untuk melihat-lihat hasil kerajinan bordir di desa kami Ulee Madon ini, anda harus menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam perjalanan dari kota lhokseumawe. Begitu sampai disana anda akan melihat banyaknya home industry yang memiliki pengrajin tidak hanya dari kaum hawa tetapi juga digeluti oleh kaum bapak-bapak dan anak muda.

Proses Pembuatan Kerajinan Bordir Aceh

Proses pembuatan semua kerajinan bordir aceh ini hampir tergolong sama.  Dimana pada dasarnya terbagi ke dalam 3 tahapan. Tahap pertama seorang pengrajin menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan seperti; busa, karton, kain beledu dan lain-lain. Selanjutnya ke semua bahan tersebut akan di siapkan untuk di jahit dalam bentuk yang di inginkan, misalnya untuk dibuatkan tas, dompet atau sajadah. Proses menjahit dilakukan dengan mesin jahit pada umumnya.

Proses Pembuatan Kerajinan Bordir Aceh
Proses Pembuatan Kerajinan Bordir Aceh

Pada tahap kedua pengrajin menjahit bordir berupa bunga-bunga atau lainnya. Pada tahap inilah akan sangat berpengaruh terhadap kualitas bagus atau tidaknya sebuah produk yang dihasilkan. Rasa seni yang tinggi serta kehati-hatian seorang pengrajin menjadi faktor penentu bagus atau tidaknya sebuah produk yang dihasilkan.

Lalu pada tahap finishing atau tahap terakhir tas, dompet atau kain sajadah tersebut akan di bentuk menjadi sempurna dengan memasang tali, kancing atau lain sebagainya sesuai dengan pesanan. Biasanya ke 3 tahap di atas dikerjakan oleh orang yang berbeda-beda. Untuk tahap pertama dan kedua dikerjakan oleh satu orang namun pada tahap finishing dikerjakan oleh orang lain lagi.

Sejarah Awal Mula Kampung Bordir Aceh

Awal mula adanya kerajinan ini, menurut penuturan salah seorang pengrajin yang ada di Ulee Madon, usaha pengrajin bordir ini merupakan usaha turun menurun dari orang tua, namun dahulu kerajinan bordir ini masih sebatas membuat kupiah sholat untuk kebutuhan orang aceh pada umumnya, kemudian berkembang ke pembuatan sajadah dan lain sebagainya.

Pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004, tas aceh ini semakin terkenal dikarenakan adanya bantuan dari pihak luar untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada para pengrajin sehingga hasilnya mampu untuk bersaing dengan produk-produk yang lain sehingga akhirnya dapat meningkatkan pendapat perekonomian masyarakat aceh pada umumnya.

Seiring berjalannya waktu tas kerajinan khas aceh kini semakin popular dan dikenal bahkan oleh mancan Negara, para pengrajinpun kini kewalahan di dalam memenuhi pesanan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, dan yang menjadi kendala utamanya saat ini adalah minimnya sdm atau tenaga kerja sebagai pengrajin tas bordir aceh.

Jika anda memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Aceh, jangan lupa untuk singgah di Aceh Utara khususnya desa Ulee Madon untuk mendapatkan tas, dompet atau sajadah khas Aceh langsung dari tempat bordirnya, disamping anda bias melihat-lihat langsung sehingga mendapatkan ilmu tentang cara pembuatannya. Tentunya anda juga akan mendapatkan harga yang lumayan miring dibandingkan membeli ditoko atau dapat mengunjungi website resmi kami di www.tasaceh.com

Incoming search terms for the article:

About admin

Check Also

Tas Aceh 2017

Tas Aceh Terbaru Untuk Tahun 2017 hingga 2018

Tas Aceh Terbaru Untuk Tahun 2017 hingga 2018 Tas Aceh Terbaru Untuk Tahun 2017 hingga ...