Home / Aceh Lon Sayang / IGI Aceh Utara Silaturrahmi Dengan Rektor UNIMAL

IGI Aceh Utara Silaturrahmi Dengan Rektor UNIMAL

IGI Aceh Utara Silaturrahmi Dengan Rektor UNIMAL.| Kemarin (21/01/2016) Presedium IGI ( Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Aceh Utara Bersilaturrahmi dengan Bapak Rektor Universitas Malikussaleh Lhokseumawe (UNIMAL) Bapak Prof.Dr.Apridar, SE, M.Si, di Kompleks Perumahan AAF Lhokseumawe.

Foto Bersama Rektor Unimal Dengan IGI

IGI Aceh Utara Silaturrahmi Dengan Rektor UNIMAL.

Dalam acara silaturrahmi tersebut pengurus IGI Aceh Utara yang di pimpin oleh Bapak Qustalani, MP.d, sebagai ketua,  bermaksud untuk meminta kesedian Bapak Rektor Untuk menjadi Dewan Pakar/Konsultan Pendidikan dalam susunan Kepengurusan IGI Kabupaten Aceh Utara.

pada kesempatan yang sama Bapak Prof.Dr.Apridar, SE, M.Si, sempat menyampaikan rasa keprihatinan beliau terhadap dunia pendidikan yang ada di Aceh khususnya Aceh Utara, dimana pihak yang para elit petinggi di provinsi Aceh, baik tingkat legislatif dan eksekutif pemerintah Aceh, tidak ada lagi kepedulian Akan pendidikaan Aceh khususnya Aceh Utara, bagaimana tidak ” Alokasi dana yang dianggarkan oleh Provinsi Aceh dan Aceh Utara masih kurang dari 20% anggran RAPBD, padahal UU Negara Republik Indonesia dengan tegas meamanatkanAanggaran Untuk Pendidikan harus 20% dari RAPBN, itu tidak dapat dilaksankan” ungkap Beliau.

Sungguh ironis, apabila ini terus berlangsung, dimana pendidikan di anggap bukan prioritas, mau jadi apa pendidikan di Aceh pada 20 Tahun akan datang?.

Sejarah pernah mencatat, bagaimana Negeri Sakura JEPANG dimasa Perang Dunia II yang lebih setengah negerinya hancur di BOM oleh sekutu pada masa itu, mereka bisa bangkit  dengan cepat dan bisa menjadi Negara nomor II didunia setelah Amerika, mereka bangkit dan membangunn negerinya kembali yaitu pertama sekali mereka membangun pendidikan dengan sisa guru yang mereka miliki, namun mereka tetap bisa bangkit dari keterpurukan porak porandanya perang.

Bila harus ditanyakan, Apakah Indonesia atau Aceh bisa menjadi seperti Jepang? tentu pasti sangat bisa dengan cara memberikan perhatian yang lebih terhadap dunia pendidikan, baik insprastuktur maupun terhadap para pendidik (GURU). Mau di akui atau tidak para pejabat, para dokter, polisi tentara, jaksa, pembela dan para petinggi di Negeri ini bisa menjadi seperti sekarang ini tidak lain berkat pengerbonan dari guru mereka dulu, namun ketika mereka sukses mereka lupa  akan segalanya apa yang telah dia ajarkan, akan semua pendidikan yang telah di berikan kepadanya.

Melalui tulisan ini, saya (Eko Faisal, S.Pd, M.Pd|Pengurus IGI Aceh Utara) mengimbau kepada para penguasa Negeri ini ” mari kita beri perhatian yang lebih banyak terhadap dunia pendidikan kita, mari kita rubah Pola pendidikan kita kearah yang lebih baik, mari kita beri perhatian yang istimewa bagi mereka yang mengajar mencerdaskan Anak Negeri ini, mari berilah payung hukum bagi guru dengan Undang-Undang Perlindungan Profesi Guru”

Semoga jangan pernah ada lagi cerita lama bahwa GURU Pahlawan Tanpa Jasa, sudah saatnya mereka mendapatkan simpati dan empati.

Wahai para guru jangan pernah menyerah, membimbing anak bangsa ini, yakin dan percaya suatu saat nanti akan ada generasi baru yang menghargai jasa-jasa mu para guru. Tetap Semangat. |EF|

About eko

Check Also

Saat Aceh Berduka, Akun-akun Ini Malah Mengeluarkan Kata-kata ini.

Saat Aceh Berduka, Akun-akun Ini Malah Mengeluarkan Kata-kata ini.

Saat Aceh Berduka, Akun-akun Ini Malah Mengeluarkan Kata-kata ini Tasaceh.com Saat aceh kembali di uji ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *