Home / Aceh Lon Sayang / Gempa Susulan 7,9 SR yang Berpotensi Tusnami akhirnya di bantah BMKG

Gempa Susulan 7,9 SR yang Berpotensi Tusnami akhirnya di bantah BMKG

Gempa Susulan 7,9 SR yang Berpotensi Tusnami akhirnya di bantah BMKG

Tasaceh.com Beredarnya berita informasi palsu (hoax) di media sosial yang menyatakan bahwa gempa bumi susulan yang terjadi di aceh 7,9 SR akan berpotensi tsunami, akhirnya dibantah tegas oleh Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh (BMKG Aceh), melalui surat resmi yang dikeluarkan kemaren pertanggal 8 Desember 2016.

Surat Klarifikasi BMKG Aceh 2016
Surat Klarifikasi BMKG Aceh 2016

BMKG mata Ie Banda Aceh dengan sigap dan cepat merespon akan beredarnya berita atau informasi palsu yang sempat meresahkan masyarakat, dengan menyatakan bahwa “Gempa susulan M 7,9 di wilayah Pantai Pesisir aceh akan berpotensi Tsunami”, berita ini disebarkan melalui jejaring sosial, untuk itu dengan ini kita tegaskan bahwa informasi yang telah beredar adalah tidak benar, menyesatkan dan terlalu mengada-ada demikian bunyi surat yang dikeluarkan oleh instansi terkait tersebut yang memiliki wewenang dalam hal ini.

Kami sangat prihatin akan beredarnya informasi palsu seperti ini, mengingat begitu banyak kerugian yang telah terjadi akibat peristiwa gempa bumi di pidie jaya 2016. memang saat ini masih banyak terjadi gempa-gempa susulan sejumlah 36 kali, tetapi semuanya tidak lah berpotensi tusnami, karena gempa susulan tersebut guncangannya tidaklah besar seperti gempa bumi yang terjadi 7 desember kemarin dengan kekuatan 6.4 SR.

Walaupun gempa susulan yang intensitasnya ini semakin mengecil, BMKG tetap berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada, sebab siapapun tidak bisa menebak apakah gempa susulan yang terjadi intensitasnya akan semakin mengecil atau tiba-tiba bisa besar kembali, hanya kepada ALLAH SWT lah saja kita bisa berdoa dan berharap supaya menjauhkan kita dari segala mara bahaya dan bencana.

Untuk itu sekali lagi kami minta kepada masyarakat untuk pandai dan kritis dalam menanggapi berita-berita yang beredar seperti ini yang mencakup khalayak orang ramai, kalau mendapati atau membaca informasi yang beredar seperti ini alangkah baiknya melihat sumber dan kredibel dari media yang mengeluarkan berita tersebut, karena yang berhak mengeluarkan informasi penting seperti ini adalah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga pemerintah yang resmi yang selalu mengeluarkan informasi yang logis, meningkatkan profesionalisme dalam hal informasi gempa bumi, baik dalam layanan maupun informasi serta jasa.

Untuk itu sekali lagi kami berpesan kepada masyarakat dan juga pejabat yang berwenang serta stakeholder, agar tidak terjadi hal-hal yang negatif dan menghindari kerugian yang lebih masif lagi, untuk dapat berperan di dalam menyebarkan informasi ini secepatnya, karena dalam setia kejadian seperti ini ada saja oknum atau pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan situasi. Sudah lazimnya setiap gempa bumi yang terjadi di aceh dan mengakibatkan kerusakan selalu ada saja berita palsu yang beredar seperti ini.

Gempa bumi itu tidak bisa diperkirakan, atau diduga-duga serta di prediksi apa yang menjadi penyebabnya sampai saat ini. Gempa yang bepusat di 18 kilometer timur laut pidie pada rabu 7 desember 2016 telah menewaskan seratusan lebih dan ratusan lainya luka-luka serta merobohkan bangunan dan tempat ibadah, hanya kepada Allah SWT kita berserah, semoga kita semua mendapatkan i’tibar dari musibah ini, sehingga kita dapat menjadi manusia yang tangguh dan lebih baik lagi kedepan di dalam menjalankan semua printahNya dan juga menjauhi segala laranganNYa. Amiin ya Rabal Alamin.

Ayoe ikut berperan dan membantu di dalam meringankan beban saudara-saudara kita di aceh, sekecil apapun itu, walaupun hanya bisa ikut menyebarkan informasi ini“.

Incoming search terms for the article:

About admin

Check Also

Saat Aceh Berduka, Akun-akun Ini Malah Mengeluarkan Kata-kata ini.

Saat Aceh Berduka, Akun-akun Ini Malah Mengeluarkan Kata-kata ini.

Saat Aceh Berduka, Akun-akun Ini Malah Mengeluarkan Kata-kata ini Tasaceh.com Saat aceh kembali di uji ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *